Rantai Makanan Adalah?

ASTALOG.COM – Setiap makhluk hidup membutuhkan energi untuk hidup. Setiap hewan melakukan sesuatu (berlari, melompat) mereka menggunakan energi untuk melakukannya. Hewan mendapatkan energi dari makanan yang mereka makan, dan semua makhluk hidup mendapatkan energi dari makanan.

Rantai makanan secara konseptual terstruktur dalam tingkatan tropik. Sebuah tingkatan tropik mencakup semua organisme atau spesies dengan posisi yang sama dalam rantai makanan. Tingkatan tropik terendah adalah produsen yang tidak memakan organisme lain, tetapi dia bisa berfungsi sendiri sebagai makanan, misalkan tanaman hijau.

Pengertian Rantai Makanan
Rantai makanan adalah perpindahan energi makanan yang berasal dari sumber daya tumbuhan melalui seri organisme atau dapat juga dengan melalui jenjang makan. Rantai makanan adalah salah satu bagian dari jaring makanan, rantai makanan bergerak secara linear dari produsen hingga ke konsumen yang paling atas.

Panjangnya rantai makanan dipengaruhi dengan seberapa banyak titik yang menghubungkan pada setiap antar tingkatan trofik. Pada setiap tahap pemindahan energi, sekitar 80%–90% energi potensial kimia akan hilang sebagai panas, karena itu langkah rantai makanan umumnya terbatas 4-5 langkah. Semakin pendek rantai makanan semakin besar energi yang tersedia.

Rantai makanan merupakan sebuah ide dari ilmuwan yang berasal dari Arab yang bernama Al-Jahiz pada abad ke-9, kemudian dipopulerkan kembali oleh Charles Sutherland Elton tahun 1927.

Dalam sebuah rantai makanan terdapat 3 macam “rantai” pokok yang menghubungkan antar tingkatan trofik, yaitu adalah rantai pemangsa, rantai parasit, dan rantai saprofit.

Terdapat 2 tipe dasar rantai makanan, yaitu sebagai berikut :

1. Rantai makanan rerumputan (grazing food chain), merupakan rantai makanan yang diawali dari tumbuhan pada bagian trofik awalnya.

2. Rantai makanan sisa atau detritus (detritus food chain), merupakan rantai makanan yang tidak diawali dari tumbuhan, tetapi dimulai dari detritivor.

Contoh Rantai Makanan

Contoh ke-1 rantai makanan di darat:

1. Tumbuhan akan menyerap dan menggunakan sinar matahari untuk memproduksi atau menghasilkan makanan dalam bentuk gula, dan akan disimpan dalam dalam biji, batang, buah, dan tempat penyimpanan yang lainnya.

2. Tikus (Konsumen tingkat I), yaitu hewan herbivora atau pemakan tumbuhan akan memakan tumbuhan tersebut. Lalu tubuh tikus mengubah sejumlah makanan menjadi energi untuk aktivitasnya dan bereproduksi.

3. Ular (Konsumen tingkat II), yaitu hewan karnivora atau pemakan daging akan memakan tikus. Tikus merupakan makanan atau sumber energi untuk ular, suapa ular tetap bertahan hidup.

4. Burung Elang (konsumen tingkat III atau konsumen puncak) akan memakan ular. Elang memakan ular untuk menggunakan energi yang tersedia dari ular agar dapat bertahan hidup.

Saat burung elang mati, ia kemudian membusuk. Pada proses pembusukan tersebut ia akan diuraikan oleh mikroorganisme seperti bakteri kemudian akan diserap lagi oleh tanah tempat tanaman seperti rerumputan tumbuh.

Contoh ke-2 rantai makanan di air atau laut:

1. Phytoplankton (Produsen), di dalam ekosistem perairan Phytoplankton berperan sebagai produsen karena kemampuannya bisa berfotosintesis, membentuk cadangan makanan (amylum).

2. Ikan (Konsumen tingkat I), yaitu hewan yang memakan phytoplankton, lalu tubuh ikan akan mengubah makannanya menjadi energi untuk kelangsungan hidupnya.

3. Anjing laut (Konsumen tingkat II), anjing laut memakan ikan, karena ikan merupakan salah satu sumber makannanya.

4. Paus pembunuh (konsumen tingkat III atau konsumen puncak), akan memakan anjing laut. Paus pembunuh memakan anjing laut untuk menggunakan energi yang tersedia dari ular agar dapat bertahan hidup.

Saat paus mati, ia kemudian membusuk. Pada proses pembusukan tersebut ia akan diuraikan oleh mikroorganisme seperti bakteri kemudian akan diserap lagi oleh tanah tempat tanaman atau ekosistem laut seperti rerumputan laut dll.