Apa Saja Fungsi Nukleus?

ASTALOG.COM – Dilansir dari wikipedia, Inti sel atau nukleus adalah organel yang ditemukan pada sel eukariotik. Organel ini mengandung sebagian besar materi genetik sel dengan bentuk molekul DNA linier panjang yang membentuk kromosom bersama dengan beragam jenis protein. Gen di dalam kromosom-kromosom inilah yang membentuk genom inti sel.

Fungsi utama nukleus adalah untuk menjaga integritas gen-gen tersebut dan mengontrol aktivitas sel dengan mengelola ekspresi gen. Selain itu, nukleus juga berfungsi untuk mengorganisasikan gen saat terjadi pembelahan sel, memproduksi mRNA untuk mengkodekan protein, sebagai tempat sintesis ribosom, tempat terjadinya replikasi dan transkripsi dari DNA, serta mengatur kapan dan di mana ekspresi gen harus dimulai, dijalankan, dan diakhiri.

Nukleus adalah organel pertama yang ditemukan, yang pertama kali dideskripsikan oleh Franz Bauer pada 1802 dan dijabarkan lebih terperinci oleh ahli botani Skotlandia, Robert Brown, pada tahun 1831. Pada satu sel umumnya ditemukan hanya satu nukleus. Namun demikian, beberapa jaringan tertentu, atau beberapa spesies tertentu memiliki lebih daripada satu nukleus. Inti-inti dalam sel multinuklei ini dapat memiliki peran yang saling mengganti atau saling mengkhususkan diri. Pada Paramecium, terdapat dua inti sel: makronukleus (inti besar) dan mikronukleus (inti kecil). Makronukleus menjamin keberlangsungan hidup, sedangkan mikronukleus bertanggung jawab terhadap reproduksi.

Fungsi Inti Seluler
Berbicara tentang fungsi inti sel, ia mengendalikan karakteristik keturunan dari suatu organisme. Organel ini juga bertanggung jawab untuk sintesis protein, pembelahan sel, pertumbuhan dan diferensiasi. Berikut adalah daftar fungsi penting yang dilakukan oleh inti sel.

1. Penyimpanan materi herediter, gen dalam bentuk helai DNA yang panjang dan tipis (asam deoksiribonukleat), disebut sebagai kromatin.
2. Penyimpanan protein dan RNA (asam ribonukleat) dalam nukleolus.
3. Inti adalah sebuah situs untuk transkripsi di mana RNA duta (mRNA) yang diproduksi untuk sintesis protein.
4. Pertukaran molekul keturunan (DNA dan RNA) antara inti dan bagian lain dari sel.
5. Selama pembelahan sel, khromatin disusun ke dalam kromosom dalam inti.
6. Produksi ribosom (pabrik protein) dalam nukleolus.
7. Transportasi selektif dan energi molekul melalui pori-pori inti.
8. Ketika inti mengatur integritas gen dan ekspresi gen yang juga disebut sebagai pusat kontrol sel. Inti berisi semua materi genetik dari suatu organisme seperti kromosom, DNA, gen, dll.