Bakteri Pengurai Adalah

Loading...

ASTALOG.COM – Dilansir dari wikipedia, bakteri pengurai merupakan kelompok bakteri yang mampu mendekomposisi organisme lain yang telah mati menjadi unsur-unsur penyusunnya yang akan kembali ke lingkungan. Bakteri pengurai ini termasuk ke dalam organisme saprofit karena kemampuannya untuk menguraikan senyawa organik yang ada di alam. Bakteri saprofit menguraikan tumbuhan atau hewan yang telah mati dan sisa-sisa atau kotoran organisme.

Kelompok mikroorganisme ini menguraikan protein, karbohidrat dan senyawa organik lain menjadi karbon dioksida (CO2), gas amoniak, dan senyawa-senyawa lain yang lebih sederhana. Sebagai contoh, beberapa jenis bakteri pengurai mampu membentuk senyawa NH3 dari proses dekomposisi biomolekul protein melalui proses amonifikasi yang kemudian akan masuk ke dalam siklus nitrogen dan selanjutnya digunakan oleh organisme lain. Oleh karena itu, keberadaan bakteri ini berperan cukup besar dalam siklus unsur organik dalam suatu biosfer.

Proteus dan Clostridium merupakan contoh bakteri pengurai yang umum ditemukan. Tidak hanya berperan sebagai pengurai senyawa organik, beberapa kelompok bakteri saprofit juga merupakan patogen oportunis. Clostridium tetani pada umumnya ditemukan di tanah sebagai pengurai senyawa organik, namun dapat masuk ke dalam tubuh manusia dan menjadi agen penyakit tetanus.

BACA JUGA:  Makna Lambang Pancasila

Contoh Bakteri Pengurai Beserta Manfaatnya

Biodekstran
Biodeksstran adalah produk bakteri pengurai limbah ( probiotik anaerob) yang dapat digunakan untuk

1. Menguraikan limbah organik industri ( pabrik tapioka, pabrik gula, pabrik makanan-minuman, pabrik mie, dll) , limbah rumah-tangga, limbah rumah sakit dan gedung-gedung/ restoran ( septik tank, wastafel dapur) . Bahkan untuk limbah CPO/ minyak sawit atau karet yang telah dinetralisir dengan BIODEKSTRAN maka outlet limbahnya tersebut dapat digunakan untuk menyiram tanaman sawit atau karet sehingga mempercepat proses penguraian pupuk kimia karena telah terkandung bakteri anaerob probiotik
2. Mempercepat pembuatan pupuk kompos padat & cair dan memperbaiki kualitasnya
3. Menghilangkan bau pada semua jenis sampah organik
4. Menekan populasi bakteri patogen
5. Mempercepat penguraian pupuk kimia ( urea, NPK, dll) menjadi unsur hara yang cepat diserap tanaman sehingga pupuk menjadi lebih hemat & lebih efektif.
6. Merehabilitasi / memperbarui kondisi tanah yang sudah rusak ( Soil recovery) seperti bekas areal pertambangan, akibat penggunaan pupuk kimia yang berlebih dll
7. Membantu kesuburan tanah baik pada saat persiapan lahan maupun saat pemupukan.
8. Mengatasi masalah WC & saluran wastafel yang mampet.
Untuk volume septik tank 4 M3, cukup 150 ml saja, dituangkan lewat toilet.

BACA JUGA:  Fase Historiografi Kolonial

Microplus
Microplus merupakan produk bakteri probiotik aerob untuk menguraikan limbah industri, limbah hotel/ mall, limbah rumah sakit.

Manfaatnya
enurunkan nilai BOD, COD, Amonia, fosfat, sulfida lalu menghilangkan bau & memperbaiki warna air limbah kemudian menguraikan bahan organik lainnya, meningkatkan populasi bakteri probiotik ( yang menguntungkan) didalam air limbah, menjaga kestabilan pH air limbah.