Manfaat Aluminium

Loading...

ASTALOG.COM – Dilansir dari wikipedia, aluminium ialah unsur kimia. Lambang aluminium ialah Al, dan nomor atomnya 13. Aluminium ialah logam paling berlimpah. Aluminium bukan merupakan jenis logam berat, namun merupakan elemen yang berjumlah sekitar 8% dari permukaan bumi dan paling berlimpah ketiga. Aluminium terdapat dalam penggunaan aditif makanan, antasida, buffered aspirin, astringents, semprotan hidung, antiperspirant, air minum, knalpot mobil, asap tembakau, penggunaan aluminium foil, peralatan masak, kaleng, keramik , dan kembang api.

Aluminium ditemukan oleh Sir Humprey Davy pada tahun 1809 sebagai suatu unsur, dan pertama kali direduksi sebagai logam oleh Hans Christian Oesterd pada tahun 1825. Dari segi industrial, pada tahun 1886, Paul Heroult di Prancis dan C. M. Hall di Amerika Serikat, secara terpisah telah memperoleh logam aluminium dari alumina dengan cara elektrolisa dari garamnya yang terfusi.
Logam aluminium mudah bereaksi dengan oksigen. Reaksi logam aluminium dengan oksigen akan menghasilkan aluminium oksida yang sangat tipis dan bersifat sangat keras, stabil dan tidak berpori sehingga berperan sebagai pelindung terhadap permukaan logam di dalamnya.

Akibatnya, reaksi dengan oksigen dari udara akan berhenti setelah semua permukaan tertutup rapat oleh lapisan oksidanya dan logam tersebut sudah tentu akan terhindar dari reaksi oksidasi selanjutnya yang mana bila reaksi oksidasi ini terus berlanjut maka akan mengakibatkan korosi atau proses pengkaratan.
Berdasarkan beberapa keterangan di atas maka percobaan mengenai oksidasi aluminium ini amat penting untuk dilakukan agar didapatkan aluminium sesuai dengan yang diinginkan.

BACA JUGA:  Proses Islamisasi di Daerah Nusa Tenggara

Aluminium (dalam bentuk bauksit) adalah suatu mineral yang berasal dari magma asam yang mengalami proses pelapukan dan pengendapan secara residual. Proses pengendapan residual sendiri merupakan suatu proses pengkonsentrasian mineral bahan galian di tempat.

Berbagai Penggunaan Aluminium
Berikut adalah contoh penggunaan aluminium.

1. Di Rumah
Aluminium digunakan untuk bingkai jendela, gagang pintu, dan untuk membuat berbagai peralatan di dapur. Logam ini juga digunakan sebagai peralatan makan serta pembungkus makanan terutama dalam bentuk aluminium foil.

Bahkan aluminium juga digunakan sebagai penghilang kerut pakaian, berbagai barang-barang dekorasi rumah, hingga pagar. Aluminium digunakan pula untuk membuat tongkat golf, furniture indoor dan outdoor, lemari es, pemanggang roti, panci, ceret, dll.

BACA JUGA:  Pada Tanggal 24 Maret 1946, Terjadi Peristiwa Apa?

2. Alat Transportasi
Mode transportasi meliputi udara, air dan darat. Aluminium digunakan secara luas untuk membuat kapal. Kapal induk militer juga mengandung aluminium karena sifatnya yang ringan.

Terdapat berbagai bagian mobil yang juga menggunakan logam ini, begitu pula alat transportasi lain seperti gerbong kereta api. Tidak ketinggalan, aluminium juga banyak terkandung pada badan pesawat terbang.

3. Mobil
Aluminium banyak digunakan dalam mobil. Aluminium untuk mobil memiliki sifat termal sekaligus estetika. Bagian-bagian mobil seperti pelek, blok mesin, komponen suspensi, dan transmisi terbuat dari aluminium. Bagian lain seperti dudukan karburator, gagang pintu, ornamen, dan logo mobil adalah bagian lain yang menggunakan aluminium.

BACA JUGA:  Asal-Usul Prokariotik, Autotrof dan Sel Eukariotik

4. Pengemasan
Kemasan adalah salah satu penggunaan paling umum dari aluminium. Minuman kaleng, tutup botol, foil, nampan, dll semuanya terbuat dari logam ini.

5. Konstruksi
Aluminium banyak digunakan sebagai bahan konstruksi.
Atap, casting, fabrikasi, pipa, tangki, batang aluminium, kawat, bingkai jendela, pagar, pegangan tangga merupakan bagian penting konstruksi yang menggunakan aluminium.