Negara Apa yang Dijuluki Negara Tirai Bambu?

Loading...

ASTALOG.COM – Cina adalah Negara yang mendapat julukan sebagai negara tirai bambu karena memiliki tanaman bambu Cina (Bambusa multiplex) yang terkenal dengan kualitasnya yang sampai sekarang masih menjadi yang terbaik se-dunia.

Bambu Cina sangat kuat dan tidak mudah dipatahkan. Disebut tirai adalah karena negara Cina berpaham sosialis sehingga sangat tertutup dengan dunia luar.

Dilansir dari wikipedia, Tirai Bambu adalah eufemisme Perang Dingin untuk menyebut batas politik antara negara komunis dan negara kapitalis dan non-komunis di Asia Timur, terutama Republik Rakyat Cina. Istilah ini jarang dipakai bila menyangkut Zona Demiliterisasi Korea yang memisahkan Korea Utara dan Selatan dan perbatasan di Asia Tenggara antara Komunisme dan Barat (mencakup pasukan yang melawan Komunisme semasa Perang Dingin).

Ketika terjadi Revolusi Budaya di Cina, pemerintah Cina menutup beberapa bagian Tirainya dan melarang pergerakan masuk dan keluar dari negara tersebut tanpa seizin pemerintah Cina. Banyak calon pengungsi yang hendak pindah ke negara-negara kapitalis dicekal dengan cara seperti ini. Kelonggaran aturan memicu munculnya gelombang pengungsi ke Hong Kong, koloni Britania Raya.

BACA JUGA:  Potensi Sumber Daya Udara

Istilah “Tirai Bambu” kurang populer bila dibandingkan dengan “Tirai Besi” karena Tirai Besi bertahan selama 40 tahun, sedangkan Tirai Bambu terus berubah dan tidak tetap. Tirai Bambu juga merupakan gambaran situasi politik Asia yang kurang akurat karena tidak adanya kekuatan yang menyatukan Blok Komunis Asia Timur. Karena itu, terjadilah perpecahan Cina-Soviet; pemerintahan komunis Mongolia, Vietnam, dan Laos merupakan sekutu Uni Soviet, sedangkan rezim Pol Pot di Kamboja bersekutu dengan Cina. Tidak lama setelah Perang Korea, Korea Utara menyatakan enggan bersekutu dengan Uni Soviet atau Cina. Keengganan memihak ini masih dipegang oleh Korea Utara sampai sekarang, meski mulai condong ke arah yang berbeda: Korea Utara ingin berteman dengan Rusia dan CIna.

BACA JUGA:  Apa yang Dimaksud dengan Etnis?

Hubungan yang membaik antara Cina dan Amerika Serikat pada tahun-tahun terakhir Perang Dingin membuat istilah ini kedaluwarsa, kecuali jika menyangkut Semenanjung Korea dan pembagiannya antara sekutu Amerika Serikat dan sekutu Uni Soviet di Asia Tenggara. Hari ini, zona demiliterisasi yang memisahkan Korea Utara dan Selatan sering disebut DMZ. “Tirai Bambu” sering dipakai untuk menyebut tertutupnya perbatasan dan ekonomi Myanmar, namun sudah mulai terbuka pada tahun 2010. Sejak itu, Tirai Bambu berubah menjadi model bisnis yang disebut jaringan bambu.

Alasan Cina Mendapat Gelar Negara Tirai Bambu
Ada 2 alasan mengapa cina mendapatkan gelar sebagai negara tirai bambu, antara lain:

1. Karena memang di cina terdapat tanaman bernama Bambu Cina. Bambu Cina (Bambusa multiplex) sangat terkenal dengan kualitasnya yang sangat kuat dan tidak mudah patah. katanya petani bambu cina harus menyiram bibit bambu cina yang ditaruh di pot setiap pagi sebelum terbit matahari dan setelah terbenamnya matahari selama 6 tahun. jika tidak rajin melakukan hal ini maka tanaman ini akan mati dan tidak akan tumbuh. maka dibutuhkan kesabaran dalam melakukannya dan setelah 6 tahun menyayangi tanaman ini barulah keluar tunasnya. dan dalam waktu 6 bulan tanaman bambu ini memiliki ketinggian yang lebih tinggi dari tanaman disekitarnya.

BACA JUGA:  Pada Reaksi Redoks, Reduktor Merupakan

2. Karena China berpaham solialis sehingga sangat tertutup dengan dunia luar. mengapa cina menutup diri? karena pada saat itu china adalah salah satu negara terbesar didunia dengan kemajuan teknologi yang sampai-sampai negara-negara di eropa sangat ingin menirunya. namun berbeda dengan negara di eropa, china malah menolak untuk meniru teknologi barat dan bersikap menutup diri dari perdagangan barat karena dianggap membawa pengaruh buruk buat negerinya. setelah membuka diri cina mendobrak perekonomian dunia dan mulai dikenal sebagai raksasa ekonomi.