Pasar Monopsono Adalah

Loading...

ASTALOG.COM – Dilansir dari wikipedia, Monopsoni, adalah keadaan di mana satu pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang dan/atau jasa dalam suatu pasar komoditas.Kondisi Monopsoni sering terjadi didaerah-daerah Perkebunan dan industri hewan potong (ayam), sehingga posisi tawar menawar dalam harga bagi petani adalah nonsen. Perlu diteliti lebih jauh dampak fenomena ini, apakah ada faktor-faktor lain yang menyebabkan Monopsoni sehingga tingkat kesejahteraan petani berpengaruh.

Salah satu contoh monopsoni juga adalah penjualan perangkat kereta api di Indonesia. Perusahaan Kereta Api di Indonesia hanya ada satu yakni KAI, oleh karena itu, semua hasil produksi hanya akan dibeli oleh KAI.

Pengertian Pasar Monopsoni
Pasar monopsoni adalah keadaan di mana satu pelaku usaha/ pembeli menguasai penerimaan pasokan atau menjadi pembeli tunggal atas barang dan jasa dalam suatu pasar komoditas. Pasar monopsoni timbul karena pengkhususan sumber untuk digunakan oleh pemakai tertentu dann imobilitas sumber yang digunakan dalam suatu daerah tertentu oleh perusahaan tertentu.

BACA JUGA:  Batas-batas Lempeng Indo - Australia

Ciri-ciri pasar monopsoni sebagai berikut:
1. Hanya ada satu pembeli.
2. Pembeli bukan konsumen, tetapi pedagang/ produsen.
3. Barang yang dijual berupa bahan mentah.
4. Harga sangat ditentukan oleh pembeli.

Kelebihan pasar monopsoni sebagai berikut:
1. Kualitas produk lebih terpelihara.
2. Penjual akan hemat biaya produksi.

Kelemahan pasar monopsoni sebagai berikut:
1. Pembeli bisa seenaknya menekan penjual.
2. Produk yang tidak sesuai dengan keinginan pembeli tidak akan dibeli dan bisa terbuang.

Contohnya: pasar sayuran di daerah terpencil, umumnya akan kesulitan menjual produknya ke tempat lain.

Oleh karena itu, mereka terpaksa menjualnya ke seorang pedagang yang ada di daerah tersebut. Dengan demikian, pedagang yang hanya seorang itu menguasai pembelian sayuran di daerah tersebut.

BACA JUGA:  Letak Kerajaan Demak