Intip Ciri Khusus yang Dimiliki Cumi-cumi

Loading...

ASTALOG.COM – Dilansir dari wikipedia, Cumi-cumi adalah kelompok hewan cephalopoda besar atau jenis moluska yang hidup di laut. Nama itu ”Cephalopoda” dalam bahasa Yunani berarti “kaki kepala”, hal ini karena kakinya yang terpisah menjadi sejumlah tangan yang melingkari kepala.

Seperti semua cephalopoda, cumi-cumi dipisahkan dengan memiliki kepala yang berbeda. Akson besar cumi-cumi ini memiliki diameter 1 mm. Cumi-cumi banyak digunakan sebagai makanan.

Struktur Tubuh dan Anatomi Cumi-cumi

Cumi-cumi adalah hewan yang cukup unik karna memiliki “kaki” dikepalanya. Kita mengenalnya dengan sebutan tentakel, tentakel ini berada di sekitar atau mengelilingi mulut hewan yang satu ini. Jumlah tentakel yang ada pada kebanyakan cumi-cumi adalah sekitar 10 buah, dimana setiap tentakel memiliki penghisap di ujungnya. Tubuh mahluk ini berbentuk silindris dimana meruncing dibagian belakangnya.

BACA JUGA:  Bahan Penyusun Plastik

Tubuh cumi-cumi tidak memiliki tulang luar dan tulang dalam yang cukup keras untuk melindungi tubuh cumi-cumi tersebut, sehingga tubuh cumi-cumi cenderung lunak. Tubuhnya pun terdiri dari dua bagian yaitu bagian mantel dan rongga tubuh. Mantel ini cukup tebal dan beotot untuk melindungi baagian rongga yang ada di dalamnya, dimana mantel ini menutupi rongga tubuhnya dari bagian leher hingga bagian belakang tubuhnya. Didalam rongga cumi-cumi terdapat tinta yang berguna untuk melindungi diri. Pada bagian belakang tubuh cumi-cumi juga dilengkapi dengan ekor yang menyerupai sirip.

Habitat Dan Tempat Hidup Cumi-cumi

Cumi-cumi menghuni perairan dengan suhu antara 8 sampai 32 derajat celcius dan salinitas 8,5 sampai 30 per mil. Terjadinya kelimpahan cumi-cumi ditunjang oleh adanya zat hara yang terbawa arus dari daratan. daerah penyebaran cumi-cumi adalah di perairan Pasifik Barat, Australia Utara, Pulau Filipina, bagian utara Laut Cina Selatan sampai Jepang. Penyebaran cumi-cumi di seluruh perairan Indonesia hampir merata. Penyebaran cumi-cumi hampir di seluruh laut di dunia ini , mulai dari pantai sampai laut lepas dan mulai permukaan sampai kedalaman beberapa ribu meter.

BACA JUGA:  Apa Arti Perang Gerilya

Ciri Khusus Cumi-cumi
1. Hewan cumi-cumi memiliki tentakel yang pendek dan dapat berkerut dengan cepat.

2. Cumi-cumi menyemprotkan tinta pekat, tinta ini digunakan untuk melindungi cumi-cumi, karena tinta yang disemprotkan oleh cumi-cumi ini dapat mengejutkan pemangsa selama beberapa detik, setelah itu cumi-cumi langsung melarikan diri.

3. Hewan ini juga bisa memancarkan cahaya yang indah dan gemerlap, agar memudahkan cumi-cumi untuk mencari makan pada malam hari.

4. Cumi-cumi juga bisa bergerak sangat cepat jika pada saat ia di kejar oleh pemangsa.

Cara Berkembangbiak cumi-cumi

Kebanyakan cumi-cumi melakukan reproduksi dengan cara seksual. Cara berkembang biak cumi-cumi diawali dengan jantan merayu betina menggunakan warna kulit mereka dan jika diterima oleh betina kemudian menggunakan lengan yang disebut hectocotylus untuk mentransfer paket sperma disebut spermatophore ke betinanya. Betina memproduksi sekitar 200 telur dan menempelkan pada dasar laut dalam kelompok yang besar bergabung dengan telur betina lainnya.

BACA JUGA:  Provinsi Jawa Barat di Sebelah Utara Berbatasan Dengan?

Sistem reproduksi seksual pada cumi-cumi terdiri atas sistem reproduksi reproduksi jantan terdiri atas testis, pori genital dan penis. Sedangkan betina meliputi ovum, saluran ovum, kelenjar kuning telur.
Cumi-cumi mempunyai sistem reproduksi yang terpisah dimana gonadnya terletak pada bagian posterior tubuhnya.