Sejarah Tarian Waltz

ASTALOG.COM – Dilansir dari wikipedia, Waltz adalah suatu jenis tarian ruangan (ballroom dance) dan tarian rakyat dalam ketukan 3/4, dilakukan terutama dalam posisi tertutup (closed position). Gerakan dasar utama dari suatu waltz adalah suatu putaran penuh dengan dua tahap dengan tiga langkap per tahap.

Waltz diperkenalkan di Inggris pada awal abad 18, Waltz ketika kali pertama muncul Waltz ini dikecam oleh gereja dan negara, karena tampak begitu vulgar dan amoral. Pertama kalinya masyarakat memandang merupakan tarian yang keterlaluan, pria memegang wanita dengan tubuhnya begitu dekat. Tetapi pada perkembangannya menjadikan suatu tarian yang menarik dan Waltz dari Inggris sebagai titik mula.

Waltz menjadi populer di Wina sekitar 1780-an dan menyebar ke berbagai negara lainnya pada tahun-tahun berikutnya. Waltz dan posisi tertutupnya menjadi contoh untuk penciptaan berbagai tarian ruangan lainnya. Selanjutnya, banyak tipe waltz berkembang, termasuk beberapa tarian rakyat dan ruangan lainnya.

Waltz telah mengalami banyak perubahan dalam perjalanan sejarahnya. Bahkan sebelum diperkenalkan ke masyarakat sebagai dansa ballroom, Waltz merupakan tarian rakyat, yang lahir pada abad tujuh belas di pinggiran kota Austria dan Bavaria.

Pada pertengahan abad kedelapan belas, tarian telah tumbuh dalam popularitas dan menyebar ke seluruh Eropa. Bahkan menyebar ke seluruh dunia.

Dikenal Waltz gaya Amerika. Gaya Amerika diselingi dengan gerakan yang lebih dinamis, lebih ekspresif dan gerakan berputar, musik yang mengiringi mewarnai gerakan yang dinamis dari penari.

Gerakan Tari Waltz
Waltz adalah tarian yang dilakukan secara berpasangan dan mempunyai irama 3/4 dan tempo yang berbeda. Gerakan dasar tarian Waltz adalah dengan membuat satu putaran penuh dengan dua tahapan, di mana satu tahapnya terdiri dari tiga langkah. Setelah tari Waltz ini mulai dikenal secara luas, tarian rakyat dalam ruangan lainnya pun mulai berkembang pula.