Penjelasan Klasifikasi Makhluk Hidup Menurut Robert H. Whittaker

Loading...

ASTALOG.COM – Robert H. Whittaker merupakan salah satu ahli Biologi yang telah mencetuskan pengklasifikasian makhluk hidup dengan sistem 5 tingkatan atau 5 kingkomKingdom atau kerajaan adalah tingkatan paling atas dari tingkatan klasifikasi makhluk hidup.

Pada awalnya, hanya ada sistem 2 kingdom, yaitu:

  1. Animalia untuk hewan.
  2. Vegetabilia untuk tumbuhan.

Ketika makhluk hidup bersel satu ditemukan, temuan baru ini dipecah ke dalam 2 kingdom lagi, yaitu yang dapat bergerak ke dalam filum Protozoa, sementara alga dan bakteri ke dalam divisi Thallophyta atau Protophyta.

Karena telah menimbulkan kebingungan, Ernest Haeckel menyarankan adanya kingdom ketiga, yaitu Protista untuk menampung makhluk hidup yang tidak memiliki ciri klasifikasi yang jelas. Kingdom ketiga yang disebut juga Protoctista baru populer belakangan.

Namun seiring perjalanan waktu, kini standar Amerika menggunakan sistem 6 kingdom, yaitu: Animalia, Plantae, Fungi, Protista, Archaea, dan Bacteria. Sementara standar Inggris, Australia, dan Kolombia memakai sistem 5 kingdom, yaitu: Animalia, Plantae, Fungi, Protista, dan Prokariota/Monera.

KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP MENURUT ROBERT H. WHITTAKER

Sebagaimana yang telah disebutkan di atas, Robert H. Whittaker adalah pencetus dari sistem klasifikasi makhluk hidup 5 kingdom. Sistem ini dicetuskan pada tahun 1969, dan modifikasinya masih digunakan di sebagian kecil publikasi saat ini.

BACA JUGA:  Tulang Mandibula Adalah

Perbedaannya adalah di nutrisi, dimana Plantae autotrof bersel banyak, Animalia heterotrof bersel banyak, dan Fungi adalah saprotrof bersel banyak. 2 kingdom sisanya, yaitu Protista dan Monera, meliputi koloni bersel sederhana dan bersel satu. Sistem 5 kingdom dapat dikombinasikan dengan sistem 2 empire.

Adapun klasifikasi sistem 5 kingdom terdiri dari:

1) Plantae

Plantae atau tumbuhan merupakan kingdom makhluk hidup yang bercirikan:

  • Bersel banyak.
  • Memiliki kloroplas.
  • Di dalam kloroplas terkandung klorofil yang memungkinkan tumbuhan untuk melakukan fotosintesis.
  • Sel tumbuhan termasuk eukariot (mempunyai membran inti).
  • Dinding selnya tersusun dari selulosa.
  • Pada umumnya memiliki akar, batang, dan daun, kecuali lumut yang memiliki akar semu (rizoid).
  • Perkembangbiakan tumbuhan terjadi secara kawin dan tak kawin. Perkembangbiakan secara kawin dilakukan oleh organ khusus yang menghasilkan sel gamet.
  • Tumbuhan biji merupakan tumbuhan yang dihasilkan dari proses fertilisasi (pembuahan).
BACA JUGA:  Jelaskan Macam Otot dan Letaknya Dalam Tubuh

2) Animalia

Animalia adalah kingdom hewan yang bercirikan:

  • Sel-selnya mempunyai membran inti (eukariot) dan tidak memiliki kloroplas.
  • Sel hewan tidak memiliki dinding sel.
  • Hewan dapat bergerak aktif dan memiliki sistem saraf.

3) Fungi

Fungi atau jamur merupakan kingdom makhluk hidup yang bercirikan:

  • Tidak memiliki kloroplas.
  • Tubuhnya ada yang terdiri dari satu sel berbentuk benang, atau tersusun dari kumpulan benang.
  • Dinding selnya tersusun dari zat kitin (seperti pada kuku manusia). Ternyata zat kitin inilah yang membuat jamur tidak dapat dikelompokkan menjadi tumbuhan atau hewan.

4) Protista

Protista adalah kingdom makhluk hidup yang bercirikan:

  • Terdiri dari satu sel atau banyak sel.
  • Memiliki membran inti (organisme eukariot).
  • Segala kegiatan hidup protista dilakukan oleh sel itu sendiri. Kegiatan hidup tersebut meliputi makan, pertukaran gas, menanggapi rangsangan, bergerak, dan berkembangbiak.
  • Protista dikelompokkan secara sederhana menjadi protista mirip hewan (protozoa) dan protista mirip tumbuhan (alga), serta protista mirip jamur.
  • Alga memiliki klorofil untuk melakukan proses fotosintesis sehingga bisa menghasilkan makanan sendiri.
  • Sebaliknya, protozoa tidak memiliki klorofil sehingga tidak dapat menghasilkan makanannya sendiri.
  • Protista mirip jamur memiliki cara reproduksi yang mirip jamur.
BACA JUGA:  Apa yang Dimaksud Dengan Sistem Organ?

5) Monera

Monera adalah kingdom makhluk hidup yang bercirikan:

  • Tidak memiliki membran inti (organisme prokariot).
  • Memiliki bahan inti berupa asam inti atau DNA.
  • Contoh Organisme prokariot adalah bakteri.
  • Semua kegiatan hidup monera, seperti pertukaran zat dan pengembangbiakan dilakukan oleh sel itu sendiri.