Apa yang Dimaksud dengan Narasumber

ASTALOG.COM – Biasanya pada saat kita membutuhkan informasi maka kita memerlukan narasumber untuk diwawancarai. Dan orang yang diwawancarai tersebut yakni narasumber memang harus yang benar – benar ahli dalam suatu bidang tertentu. Kedudukan dari narasumber ini sangat penting dalam sebuah pencarian informasi atau data – data yang di butuhkan tersebut.

Agar data – data atau informasi yang di dapatkan dari narasumber valid maka di tentukan dahulu dalam kategori persyaratan bagi narasumber itu sendiri. Kriteria persyaratan narasumber tersebut dilihat berdasarkan dari usia, pendidikan, asal – usul dan adanya kemampuan yang ada dalam bahasa yang digunakkan narasumber yang diwawancarai tersebut.

Dilansir dari wikipedia, Narasumber adalah istilah umum yang merujuk kepada seseorang, baik mewakili pribadi maupun suatu lembaga, yang memberikan atau mengetahui secara jelas tentang suatu informasi, atau menjadi sumber informasi untuk kepentingan pemberitaan di media massa.

Biasanya, informasi yang didapat dari narasumber diperoleh melalui wawancara dengan memintakan pendapatnya mengenai suatu masalah atau isu yang sedang berkembang. Selain itu, narasumber juga diperlukan untuk mendukung suatu penelitian.

Pengertian Narasumber Menurut Ahli
Menurut para ahli, pengertian narasumber :

Menurut Bagong Suyatna, narasumber adalah peranan dari seorang narasumber atau seorang informan dalam mengambil data yang akan digali dari orang-orang tertentu yang memiliki nilai dalam menguasai persoalan yang ingin diteliti dan mempunyai keahlian dalam berwawasan cukup.

Menurut Pasal 1 angka 13 Permendagri No. 33 Tahun 2007
Mengenai Pedoman Penyelenggaraan Penelitian dan Pengembangan di Lingkungan Departemen Dalam Negeri dan Pemerintahan Daerah menyatakan bahwan tenaga Ahli atau narasumber adalah orang yang memiliki kompetensi di bidang ilmu atau keahlian tertentu.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia mengenai pengertian narasumber adalah Orang yang mengetahui dan memberikan secara jelas atau menjadi sumber informasi atau informan (orang yang memberikan sebuah informasi).

Menurut Masyarakat Setempat, Narasumber adalah seseorang yang memiliki ahli yang berkaitan dengan tema atau topik yang sedang di bahas dalam sebuah wawancara atau tanya-jawab.

Tugas Narasumber
Tugas dari seorang narasumber adalah memberikan suatu informasi dimana informasi tersebut hanya narasumber saja yang tau (mengetahui peristiwa/kejadian) yg nantinya akan didiskusikan di diskusi tersebut (inti dari narasumber)

Syarat Menjadi Seorang Narasumber
Syarat-syarat yang harus dimiliki oleh seorang narasumber agar dalam proses penyampaian materi menjadi optimal adalah:

1. Pemahaman tentang materi yang akan disampaikan.
Pemahaman terhadap materi yang akan disampaikan adalah hal yang mutlak harus di pahami secara komprehensif oleh seorang nara sumber karena tentunya merupakan tanggung jawab secara moral dan secara keilmuan bahwa yang disampaikan bukan hanya sekedar informasi saja tetapi dapat menjadi bagian pencerahan wawasan untuk para peserta dan menjadi bekal pemahaman peserta secara lengkap,sehingga snowball effect akan terjadi jika para peserta yang memiliki pemahaman lengkap tersebut menyampaikan wawasan baru tersebut kepada teman-temannya, komunitasnya, lingkungannya, minimal kepada anggota keluarganya.

2. Metode pengajaran yang menarik.
Metode pengajaran memiliki peranan yang penting karena berkaitan erat dengan penyerapan dan pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan oleh seorang nara sumber. Metode pengajaran yang umum adalah ceramah, seorang pembicara menyampaikan materi dengan duduk di meja atau berdiri di mimbar. Metode ini lebih cocok untuk bentuk pengarahan atasan kepada bawahan dan tentunya akan minim dengan pertanyaan dan biasanya seorang nara sumber ini adalah seseorang dengan berbagai jabatan dan kedudukan.

Metode yang menarik tentunya bagaimana menciptakan kondisi yang akrab dan membuat peserta tertarik untuk menyimak bukan karena paksaan tetapi karena memang nara sumbernya layak untuk didengar, disimak dan difahami. Diantaranya adalah :

a. Mobilitas, seorang nara sumber tidak berdiri di mimbar atau duduk di mejanya tetapi bergerak untuk berdiri di depan peserta dan atau berkeliling ke belakang peserta dengan tentunya tetap focus kepada materi.
b. Menggunakan ilustrasi dalam kehidupan sehari-hari dalam penyempaian materi sehingga mudah untuk difahami oleh peserta.
c. Menyelipkan humor-humor segar sehingga suasananya mencair dan ceria.
d. Mengkaitkan dengan issue-issue aktual

3. Pemanfaatan kemajuan teknologi.
Teknik presentasi saat ini semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi, maka sudah sepantasnya seorang nara sumber memanfaatkan kemajuan teknologi tersebut untuk mengoptimalkan tujuan penyampaian materi tersebut. Yang umum digunakan adalah program Power Point Microsoft Office untuk menampilkan slide-slide presentasi, cukup mudah dalam mengoperasikannya dan sangat membantu nara sumber juga peserta untuk memahami suatu esensi materi yang disampaikan.

4. Disiplin waktu dan menghargai moderator.
Disiplin waktu tidak hanya dalam kehidupan sehari-hari tetapi seorang nara sumberpun harus disiplin dalam penyampaian materi, disini diperlukan kejelian dan keativitas untuk memanfaatkan waktu yang disediakan oleh panitia pengundang. Biasanya yang terjadi adalah keasyikan dari nara sumber menyampaikan materi sehingga lupa waktu, meskipun seorang moderator sudah mengingatkan hal ini berakibat materi yang disampaikan tidak tuntas dan dampak lanjutannya adalah mengganggu jadwal pembicara lainnya bila dalam suatu seminar yang marathon dimana terdapat beberapa nara sumber pada tiap-tiap sesi secara berurutan. Selain itu seorang nara sumber harus menghargai moderator karena dalam sesi penyampaian materi seorang moderator adalah representasi dari panitia pengundang dan bertugas sebagai pengatur lalu lintas penyampaian materi dan diskusi, penentu waktu pemaparan berapa menit, diskusi berapa menit dan juga yang memperkenalkan nara sumber kepada peserta. maka sudah selayaknya seorang nara sumber bersedia diatur oleh moderator demi kelancaran dan tercapainya maksud dan tujuan kegiatan.

5. Interaktif
Nara sumber yang handal adalah nara sumber yang mampu merangsang peserta/pendengan/ audien untuk berpartisipasi dan aktif dalam diskusi tentang pokok permasalahan dalam kegiatan tersebut serta terjadi interaksi yang relatif sering antara nara sumber dengan peserta.