Penjelasan Tentang Jenis-Jenis Penyimpangan Sosial

ASTALOG.COM – Aturan serta norma-norma yang diberlakukan dalam suatu masyarakat merupakan penentu terhadap batasan perilaku penyimpangan. Perilaku ini adalah sikap atau tingkah laku yang dianggap tercela dan tidak pantas untuk dilakukan karena melewati batas-batas toleransi sebagian besar masyarakat. Penyimpangan sosial tentu memiliki beberapa jenis di dalamnya, antara lain sebagai berikut:

Penyimpangan Seksual
Penyimpangan seksual merupakan suatu tindakan seksual yang tidak lazim untuk dilakukan siapa saja, sayangnya, ini menjadi salah satu isu besar yang banyak terjadi dalam kalangan masyarakat sekarang ini. Penyimpangan seksual terbagi lagi atas beberapa jenis, yaitu:

1. Perzinahan
Perzinahan ini dikatakan sebagai suatu hubungan seksual yang dilakukan oleh pria dan wanita tanpa adanya ikatan atau status pernikahan yang sah diantara keduanya.

2. Mencintai sesame jenis
Penyimpangan ini, lebih dikenal dengan istilah homoseks, dimana seseorang menyukai orang lain dengan jenis kelamin yang sama. Rasa suka ini termasuk ke dalam penyimpangan sosial, dan terbagi lagi menjadi dua bagian, yaitu:
– Lesbian, hubungan seksual yang dilakukan oleh sesame wanita, dan
– Homoseks, yang merupakan hubungan seksual antara pria dan pria lainnya.

Salah satu pengaruh besar yang menyebabkan homoseksual ini adalah pengaruh lingkungan sosial, namun terkadang hal ini memang telah menjadi bawaan sejak lahir. Tindakan ini tentu saja sangatlah bertolak belakang dengan norma sosial dan agama, sehingga termasuk dalam penyimpangan sosial.

3. Hubungan seks di luar pernikahan (kumpul kebo)
Kumpul kebo, atau hubungan seks yang dilakukan orang tanpa adanya pernikahan adalah hubungan suami istri yang tidak diikat oleh perkawinan yang sah. Ini umumnya disebut dengan seks bebas, yang dapat menyebabkan penyakit kelamin berbahaya seperti virus HIV penyebab AIDS.

4. Pemerkosaan
Pemerkosaan memiliki makna yang berbeda dengan perzinahan. Dalam kasus pemerkosaan ini, seseorang melakukan paksaan dan terkadang disertai dengan kekerasan, kepada orang lain untuk melakukan hubungan seks.

Penyalahgunaan Narkotika
Narkotika sebenarnya dapat menjadi sarana yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia, jika digunakan dalam hal positif, khususnya di bidang kedokteran, penelitian, serta pengembangan ilmu pengetahuan. Namun, jika disalah gunakan, maka hal tersebut bertentangan dengan norma agama dan masyarakat sehingga dapat memicu terjadinya perilaku menyimpang.

Narkotika terdiri dari beberapa jenis, antara lain ganja, candu, putaw, sabu-sabu, morfin, dan heroin. Orang-orang menggunakan narkotika dengan alasan sebagai berikut:

1. Ingin mengenyahkan rasa takut.
2. Menghilangkan rasa minder dan meningkatkan kepercayaan diri.
3. Ingin menghapus semua rasa sedih serta masalah hidup yang sedang dihadapi.
4. Sebagian besar mengaku menggunakan narkotika hanya untuk coba-coba agar dianggap tidak ketinggalan jaman.

Narkotika, jika digunakan dalam dosis berlebih tentu akan mengakibatkan ketergantungan. Bahkan dalam kebanyakan kasus, nerkotika dapat memicu seseorang melakukan perilaku menyimpang seperti pembunuhan, pemerkosaan, dan perampokan.

Perkelahian Pelajar
Tawuran, hingga saat ini masih menjadi momok yang menakutkan. Perkelahian antara pelajar biasanya dipicu oleh konflik dan masalah pribadi di antara dua orang pelajar atau lebih, yang berada di sekolah berbeda. Tawuran ini seringkali mengabaikan norma-norma yang ada di masyarakat, sehingga dapat dikategorikan ke dalam masalah serius. Apalagi tawuran ini biasanya memakan korban tak bersalah, dan merusak beberapa fasilitas sekolah.

Kecanduan Alkohol
Alkohol merupakan jenis minuman yang dapat membunuh kita secara perlahan, terutama bila seseorang telah kecanduan minuman alkohol ini. Dikatakan sebagai penyimpangan sosial karena minuman ini dapat menimbulkan banyak pengaruh negatif terhadap saraf. Alkohol dapat membuat peminumnya menjadi mabuk, kehilangan akal normal hingga akhirnya melakukan tindakan-tindakan yang tidak sesuai dengan norma masyarakat.

Tindakan Kriminal atau Tindakan Kejahatan
Tindakan kriminal merupakan salah satu bentuk pelanggaran terhadap norma hukum yang berlaku, umumnya menyangkut pidana dan perdata yang mana pada dasarnya adalah sikap yang merugikan diri sendiri dan orang lain.

Beberapa contoh dari tindakan kriminal ini antara lain pencurian, pemerkosaan, serta perampokan. Tingkah laku atau perbuatan yang mengancam dan mengganggu keamanan dan kestabilan negara, juga dianggap sebagai tindakan kriminal.

Penyimpangan Dalam Gaya Hidup
Dalam gaya hidup pun, dapat terjadi penyimpangan. Misalnya sebagai berikut:

1. Sikap arogansi, dimana rasa sombong seseorang terhadap sesuatu yang menjadi milikinya, contoh umum adalah kekayaan, kekuasaan, dan lain sebagainya. Sikap sombong atau arogansi ini banyak ditunjukkan oleh mereka yang merasa ingin menutupi kekurangan yang dimilikinya.

2. Sikap eksentrik, ini merupakan perbuatan menyimpang yang dianggap unik dan tidak biasa, sehingga orang menganggapnya aneh. Contohnya, bila seorang anak lelaki mengenakan anting pada telinganya, wanita dengan tindik besar pada lidahnya, dan lain sebagainya.