Keuntungan Dan Kekurangan Sistem Obligasi

Loading...

ASTALOG.COM – Sistem obligasi adalah salah satu sistem atau istilah yang digunakan dalam Dunia keuangan mengenai suatu pernyataan utang dari penerbit obligasi kepada pemegang obligasi serta surat janji dalam pengembalian hutang dengan bunganya sesuai dengan tempo yang telah ditentukan. Ketentuan yang sering terjadi dalam obligasi adalah aturan hukum dari penerbit obligasi serta pembatasan obligasi sendiri.

Obligasi sendiri biasanya diterbitkan bagi utang piutang diatas 10 tahun misalnya hutang Obligasi Amerika Serikat yang disebut “use treusy securities” dimana jatuh tempo lebih dari 10 tahun dan surat hutang minimal terbit mulai dari 1-10 tahun.

Di Indonesia sendiri obligasi yang dikenal dengan surat utang negara (SUN) yang diterbitkan pemerintah dalam jangka waktu hutang lebih dari 10 tahun dan SPN (surat perbendaharaan Negara) yang mana apabila hutang lebih dari 1 tahun.

Disini kami akan memberikan beberapa informasi yang biasanya muncul dalam Ujian SMA mengenai keuntungan dan kekurangan Obligasi sebagai berikut,

1. Keuntungan sistem obligasi.

  • Tingkat bunga obligasi bersifat konsisten, dalam arti tidak dipengaruhi harga pasar obligasi.
  • Pemegang obligasi dapat memperkirakan pendapatan yang akan diterima, sebab dalam kontrak perjanjian sudah ditentukan secara pasti hak-hak yang akan diterima pemegang obligasi.
  • Investasi obligasi dapat pula melindungi resiko pemegang obligasi dari kemungkinan terjadinya inflasi.
  • Obligasi dapat digunakan sebagai agunan kredit bank dan untuk membeli instrumen aktiva lain.

2. Kerugian sistem obligasi.

  • Tingkat bunga pasar keuangan dengan harga obligasi mempunyai hubungan negatif,apabila harga obligasi naik maka tingakat bunga akan turun dan sebaliknya
    Tingkat likuiditas obligasi rendah,hal ini dikarenakan pergerakan harga obligasi,khususnya apabila harga obligasi menurun.
  • Resiko penarikan,apabila dalam kontrak perjanjian obligasi ada persyaratan penarikan obligasi,perusahaan dapat menarik obligasi sebelum jatuh tempo dengan membayar sejumlah premi.
  • Resiko kecurangan apabila perusahaan penerbit mempunyai masalah likuiditas dan tidak mampu melunasi kewajibannya ataupun mengalami kebangkrutan,maka pemegang obligasi akan menderita kerugian

Itulah beberapa hal mengenai kerugian dan keuntungan obligasi yang wajib teman-teman ASTALOG.COM ketahui, apalagi obligasi ini mencangkup sistem keuangan Dunia.

Loading...