Hidrolisis Adalah

 

ASTALOG.COM – Hidrolisis adalah jenis reaksi kimia yang terjadi antara air dan senyawa lain. Selama reaksi, ikatan kimia akan rusak di kedua molekul, menyebabkan mereka menjadi pecah. Molekul air terpecah untuk membentuk ion hidrogen bermuatan positif (H +) dan hidroksida bermuatan negatif (OH-), dan molekul lainnya terbagi menjadi dua bagian sederhana, juga dengan muatan positif dan negatif. Ion H + dan OH- melekat pada masing-masing bagian ini.

Reaksi ini terjadi ketika beberapa senyawa ionik, misalnya, asam tertentu, basa, dan garam, larut dalam air; mereka terlibat dalam proses yang sangat penting untuk kehidupan; mereka digunakan dalam beberapa proses industri yang penting, seperti pembuatan sabun; dan mereka memainkan peranan penting pada pelapukan batuan.

Reaksi hidrolisis adalah reaksi penguraian garam oleh air atau reaksi ion-ion garam dengan air. Dalam penguraian garam dapat terjadi beberapa kemungkinan :

PELAJARI:  Jenis-Jenis Penyakit pada Hati dan Penyebabnya

Ion garam bereaksi dengan air menghasilkan ion H+, sehingga menyebabkan [H+] dalam air bertambah mengakibatkan [H+] > [OH–] dan larutan bersifat asam

Ion garam bereaksi dengan air menghasilkan ion OH–, sehingga menyebabkan [H+] Kb, bersifat asam (pH7)

Garam ⇒ asam kuat dan basa kuat
Garam akan terbentuk dari asam kuat dan basa kuat jika dilarutkan dalam air keduanya tidak dapat bereaksi.

 

Contoh :
NaCl(aq) → Na+(aq) + Cl–(aq)

Ion Na+ dan Cl– di dalam larutan tidak mengalami reaksi dengan air, sebab ion Na+ akan menghasilkan NaOH yang akan terionisasi kembali menjadi Na+, demikian pula ion Cl– akan menghasilkan HCl yang dapat terionisasi kembali menjadi Cl–. Jadi, garam yang berasal dari asam kuat dan basa tidak akan melakukan reaksi hidrolisis, sehingga menjadi larutan yang bersifat netral.